“Kerjakanlah
skripsi, dirikanlah sholat, dan tunaikanlah zakat” – quote of the year
Well,
sekarang saya lagi sibuk-sibuknya
ngerjain skripsi. Hari-hari rasanya penuh dengan skripsi. Mulai dari pagi,
siang, sampe malam saya cuman mikirin skripsi. Inget ya, Cuma “dipikir” !!
Benar
aja kata orang-orang bahwa masa-masa skripsi bakal merubah pola pikir kita
tentang segala hal yang kita lalui. Saya merasa sekarang skripsi mulai
menghantui saya. Kemanapun dan dalam kondisi apapun selalu aja ada hal-hal yang
ngingetin saya pada skripsi. Lagi main bola misalnya, ada aja yang nonton
sambil megang leptop, gugling bahan skripsinya. Belum lagi emak saya yang tiap
hari nanyain, “udah sampe dimana nak?, Abstrak?? Kok udah sepuluh minggu emak
Tanya masih abstrak aja?? Sebenarnya kamu kerjain apa kamu pelototin aja??
Blababla..” skripsi udah mengintimidasi
saya. Dan meng-hardcore- saya pake posisi 69 dengan semangat 45.
Sebenarnya APASIH SUSAHNYA SKRIPSI??
Kalau pertanyaan ini kita tanya ke dosen
pembimbing, pasti jawabannya “ah, paling susah memulainya saja”.
Oke,
kalau emang susahnya saat memulai doang kenapa skripsi yang udah saya mulai
sejak semester pertama belum kelar-kelar, malah masih abstrak… ya, abstrak,
bentuknya belum jelas..
Tapi kalau di pikir-pikir, dosen
pembimbing ada benernya juga sih. Andai kita menjiwai dan mengerti tentang
skripsi yang kita buat, layaknya pengertian kepada pacar, pasti semuanya
lancar. Saat kita bingung tinggal konsul sama dosen pembimbing, doi nggak bakalan marah kok, Cuma kitanya aja yang
punya perspektif lain.trus, kebanyakan mahasiswa yang skripsinya lama kebanyakan cowok. Why??
berikut alasannya..
1. 1. Pengaruh Teman Seangkatan
![]() |
| pic from google |
Hidup
tanpa teman, bagai taman tak berbunga.. Hai, begitulah kata para pujanggaa..
Untuk
menjalani hidup memang kita butuh teman, sebab teman sangat berpengaruh dalam
hidup kita. Secara garis besar ada dua pengaruh yang diberikan teman, yaitu
pengaruh baik dan buruk. Nah, khusus
skripsi kebanyakan cowok sering terkena efek negative dari teman seangkatannya.
Misal, lagi asik-asik ngerjain skripsi tiba-tiba kamu diserang perasaan
bingung, kemudian pusing lalu berujung galau karena gak tau gimana ngelanjutin
nulis skripsinya. Disaat bersamaan datanglah bisikan “udah semester depan aja
bareng gue” dari teman seangkatan..
tanpa pikir panjang skripsi pun terlantar hingga semester berikutnya..
1. 2. Merasa keren
pernah
nggak, pas masih sekolah kamu merasa
kalo bolos sekolah itu keren?
Ya,
bagi kebanyakan cowok bandel itu berbanding lurus dengan tingkat ke-macho-an!
Nah..
skripsi juga gitu, semakin lama skripsinya kelar maka akan semakin tinggi level
bandelnya.
Entah dasar apa anggapan
seperti ini bisa mensugesti kebanyakan
cowok di muka bumi.
1.
3. Ada yang lebih penting
Bayangin
aja, saat lagi niat-niatnya ngerjain skripsi tiba-tiba…
“eh jon.. futsal yuuk..”
“enggak ah, gue mau lanjut pelototin skripsi
dulu..”
“tapi ada banyak cewek yang nonton lho..”
“AYOOK..”
Akhirnya
skripsi terbengkalai..
1.
4. Tidak berani untuk bilang “tidak”
Sebenarnya,
poin ini adalah lanjutan dari poin sebelumnya tapi sengaja dipisahin untuk memperpanjang
postingan :D
Gini,
yang saya maksud dengan tidak berani bilang “tidak” disini adalah merasa nggak
enakan untuk menolak sesuatu.
Misalnya
kamu nggak enak menolak permintaan dari sepupu pacar pemain bola favorit kamu yang minta tlong
untuk temenin dia traveling ke Israel..
atau dosen pembimbing ngajak jihad bareng ISIS , kan nggak mungkin
nolak.
Intinya, cowok memiliki
sifat “gak enakan” yang tinggi saat akan menolak sesuatu walaupun harus
mengorbankan waktu skripsinya.
1.
5. Gak dikerjain
Nah,
untuk yang ini mungkin khusus untuk cowok yang gak kuliah..
1.
6. Pacar
1. 7. Dosen pembimbing
Dosen
pembimbing juga menentukan cepat atau tidaknya skripsi selesai..
Coba
aja bayangin, ketika kita butuh dosen untuk kosultasi skripsi dosennya malah
curhat masalah kegalauannya yang bingung antara beli tanah atau modifikasi
mobil?
Dosen
pembimbing juga hampir sama dengan jepitan kuku, dia sering datang dan pergi
sesuka hatiii..
1. 8. Ntar aja..
Ungkapan
“Ntar aja” adalah virus yang sangat berbahaya saat masa-masa skripsi. Dia bisa
membuat waktu seakan berhenti dan menunggu kamu untuk rutinitas lain. Misalnya,
saat Boboi sangat bersemangat pergi ke tempat free wifi dengan niat nyelesein
skripsi, dia malah terkena virus “Ntar aja” karna keasyikan browsing artikel ga
penting. Setelah browsing, dia nemuin sesuatu yang bikin penasaran dan dia
melanjutkan browsing lagi sampe akhirnya dia sadar, setelah di DO.
1. 9. Terjebak zona nyaman
Mahasiswa
tingkat akhir sering sekali terjebak dalam zona nyaman. Jadwal kuliah udah
nggak ada, bebas dari tugas mata kuliah, bangun tidur nggak menentu karena bisa
begadang sampe bosan. Tiap harinya cuma dipake buat nunggu duit bulanan untuk
bayar hutang. Ujung-ujungnya, mahasiswa yang terjebak dalam zona nyaman akan
lebih memilih tidur dari pada garap skripsi..
1.
10. Ngeblog
Nah, menurut saya itulah faktor kenapa sebagian
cowok skripsinya tertahan. Setiap orang harusnya tahu faktor masing-masing kenapa
skripsinya bisa terlantar karna dengan mengetahui faktor tersebut, kita bisa
dengan lancar menyelesaikan skripsi dengan menghindari faktor-faktor tersebut…
yihaaa..












Posting Komentar