Kadang cinta memberi kelemahan
pada pemiliknya, namun itulah cinta, memilikinya kadang harus dengan kelemahan.
Dari jaman ke jaman, persoalan mengenai
asmara selalu menjadi trending topic dunia. Kalo aja tuh
asmara punya akun twitter, mungkin followersnya melebihi makhluk hidup di
dunia, karna setan-setan juga bakal nimbrung, soalnya setan juga butuh pasangan, mereka juga punya waktu
galau, hanya saja galaunya serem..
Oke, pertama gue pengen ngomongin tentang
proses PDKT yang katanya merupakan saat-saat paling terkesan bagi para followers
asmara. Ada banyak cara
seseorang melakukan PDKT terhadap pasangan yang akan dijadikan pacarnya, tergantung
situasi dan kondisi. Kalo misalnya ada cowok pengen deketin cewek yang tuli, maka
si cowok harus menguasai bahasa sandi yang diajarin pas pramuka. Tapi kalo
cowoknya yang tuli, maka gue yakin 100% kalo mereka nggak jodoh.!!!
Dan nggak semua orang berhasil dalam proses PDKT ini, semua itu juga tergantung..!!!
Dan nggak semua orang berhasil dalam proses PDKT ini, semua itu juga tergantung..!!!
Dalam sebuah hubungan sangat diperlukan
adanya rasa saling percaya, kepercayaan terhadap seseorang timbul setelah kita
mengenal sifat dan sikap orang yang kita percayai, dan untuk mengetahui sikap
dan sifatnya perlu adanya sebuah pendekatan. Nah, tentu saja tidak sembarang
orang akan kita dekati, setidaknya orang tersebut punya daya tarik tersendiri.
Begitu juga dengan memilih calon gebetan. Ngomong-ngomong masalah calon, gue
jadi ingat dispenser di rumah, calon airnya kosong. *okesorry *itugalon.
mmm.. namun tetap saja, jodoh itu di tangan Tuhan..!!!
mmm.. namun tetap saja, jodoh itu di tangan Tuhan..!!!
Gue nggak mau ngomongin asmara dalam
konteks yang lebih rumit, tapi yang ringan-ringan aja. Ya, ini mengenai
hubungan tanpa ikatan pernikahan. Beberapa orang mungkin menyebutnya dengan
istilah pacaran. Dalam beberapa kasus, pacaran sering disalah artikan oleh para
remaja. Ada yang menyebutnya sebagai proses menuju kedewasaan, ada juga yang
menyebutnya sebagai persiapan menuju pernikahan. Itu sih terserah ya,tapi tetap
aja tidak ada kaitannya dengan apa yang
mereka lakukan saat mereka pacaran.
Sebenarnya, dewasa tidaknya seseorang tidak dilihat dari seberapa lama
dia pacaran, atau seberapa cantik pacarnya. Dewasa itu dilihat dari pola pikir. .!!
Oke, kembali ke permasalahan. Untuk
mendekati calon gebetan sebelumnya kita harus menyiapkan amunisi, untuk
jaga-jaga kalo seandainya si gebetan memberontak. Lagi asik-asiknya ngomong, eh
tiba-tiba si gebetan kita mengeluarkan senjata nuklir, nah saat itulah amunisi
diperlukan, jelaskan..??!!
Secara pribadi, gue nggak terlalu mahir
memainkan peran dalam drama asmara, gue hanya mengerti bahwa cinta itu seperti
sebuah skenario yang diperankan oleh manusia. Tidak ada yang sadar saat peran
itu jatuh di tangannya. Skenario dalam cinta nggak ada dialog seperti dalam
sinetron, ia hanya sebuah percakapan singkat antara dua hati yang diam, di mana
cuma ada suara tanpa disengaja yang terlontar karna dua-duanya merasa ingin
ditemani #halah . Lalu semuanya seperti disiapkan, segala sesuatunya menjadi
alasan mengapa cinta itu ada, namun cinta tidak sesederhana melipat kertas,
tidak seperti memainkan senar gitar, melainkan rumit. Elo bakal dihantui rasa
memiliki yang sangat kuat yang dibarengi dengan kata “cinta itu tak harus
memiliki”. #yanginigalucu.
Ya, tapi jangan takut untuk jatuh cinta.
Ada beberapa alasan mengapa cinta itu ada :
1.
melestarikan manusia.
Ya,
kita ini terlahir karna bokap sama nyokap kita dulunya saling jatuh cinta.
Mungkin mereka merasa ada kecocokan dalam hal-hal tertentu, jadi ya nikah deh.
#simple
coba aja kalo manusia nggak punya cinta, mungkin populasi manusia sekarang tinggal 2 orang. Intinya, cinta yang membuat manusia tetap ada.
coba aja kalo manusia nggak punya cinta, mungkin populasi manusia sekarang tinggal 2 orang. Intinya, cinta yang membuat manusia tetap ada.
2.
Mencegah pembunuhan.
Begini,
sebagian besar pembunuhan yang terjadi di dunia dilakukan oleh orang-orang
jomblo. Ya, mereka merasa hidup mereka kosong, tak ada yang perlu dinikmati.
Jadi mereka tega membunuh sesama manusia. Nah, akhirnya cinta muncul sebagai
jawaban atas kegelisahan akan hal-hal seperti ini. Masuk akal kan??
#nggggggaaaakkkKKKK.!!!!
3. mengurangi pengangguran
Saat
orang udah memikirkan masa depan, maka dia akan memikirkan tentang jodoh. Artinya
dia perlu mengisi kesepian di masa tuanya. Nah, saat dia udah nemuin cintanya,
secara emosional dia pasti mikirin tuh bijimane cara ngasih makan cintanya kelak. So, itu bakal jadi motivasi
buat nyari kerjaan.
Gue rasa 3 alasan di atas udah cukup menjadikan cinta
sebagai trending topic. Selebihnya nggak enak gue certain di sini, mending kita
ngomongnya di meja makan. #lah.





