Archive for Mei 2012

Just listen to me, although it’s a bullshittt..!!!



 Setiap orang ingin didengar, hanya sedikit yang akan mendengar..

Belakangan temen-temen gue di kampus menyebut gue sebagai tukang curhat sejagad. Ini membuat reputasi gue sebagai cowok cakep turun dikit, tapi nggak apalah, hitung-hitung sedekah.. #apaini?
Semua berawal ketika gue dan 7 temen lain mengunjungi salah seorang teman kami di Panton Labu yang kena musibah, ibunya berpulang ke Rahmatullah, Semoga almarhumah mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Kami berdelapan mewakili teman lain seangkatan, berangkat dengan mobil rental yang kondisinya nggak lebih baik dari angkot, di mana-mana ada luka bakarnya, trus kaca bagian depan retak, ditambah kondisi bannya yang botak seperti Rhoma Irama. Gue aja heran kenapa mobil beginian masih dirental?? Menurut gue mobil ini lebih cocok ngangkat pasir aja.. atau dimodis jadi Bemo…
Karna gue yang paling cakep diantara kami berdelapan, maka gue ditunjuk sebagai sopirnya. Sebenarnya gue mau nolak, tapi mengingat tujuan kami yang mulia ini, maka gue dengan lapang dada selapang lapangan bola bersedia menjadi sopir. #jejeng..!!
Perjalanan kami memakan waktu kurang lebih 8 jam. Jadi untuk mewaspadai agar gue nggak ngantuk pas nyetir, teman-teman lain terus-terusan ngajak gue ngomong sepanjang perjalanan, gue merasa seperti SBY dengan mata sedikit berat gitu, dan mereka pura-pura menjadi pendengar yang baik, demi keselamatan mereka juga tentunya. Untungnya gue ngerti maksud mereka, jadi gue nggak terlalu frontal ngomongnya. Karena perjalanan yang memakan waktu lama, akhirnya gue kehabisan bahan mau ngomong apa. Perlu gue perjelas, gue nyetir nggak punya SIM, dan satu-satunya mahasiswa yang punya SIM di antara kami cuma seorang cewek namanya kalo gue nggak salah Putri, nama lengkapnya mungkin “Putri Yang Tertukar”, *semoga gue nggak dibacok pas ke kampus*. Dia cewek yang punya lesung pipi yang muat dimasukin bakso sapi, Dan dia duduk di samping gue, untuk mewaspadai kalo terjadi Razia. Trus di belakang gue duduk tiga orang cewek, gue nggak kenal mereka, siapa mereka?? Kenapa mereka di sini?? #_=. Salah seorang di antara mereka bernama Fuji, kayak nama orang Jepang.
mungkin dia pemilik Fujifilm kali ya. Yang lainnya gue nggak kenal, habisin tinta pulpen gue aja.. wkwkwkwkwk.. #sorry
 Oke, cukup sesi perkenalannya..
Karena kelamaan di jalan, akhirnya gue mulai cerita tentang masa-masa gue dulu yang lebih cakep dari sekarang, tentang masa SMA gue, tentang mantan gue, tentang semua-semua gue, tentang gue-gue semua, tentang tentang gue gue semua semua.. #okesip #kebanyakan..
Gue pikir nggak masalah, karna gue cuma ngomong berdua sama si Putri yang tertukar. Ternyata eh ternyata besoknya semua menyebar.. dan gue menjadi C3 (Cowok Curhat dan Cakep). Muhehmuhehmuheh…
Tapi gue beruntung, setidaknya ada yang mendengar gue untuk waktu yang lama, mendengar keluh kesah gue tentang hidup, mendengar persoalan gue yang rada-rada gila, mendengar suara cinta yang gue lontarkan dengan nada pales #tsah, mendengar  suara kentut gue yang lipsinc.. #wow
 Inilah hidup, bagaimana kita memanfaatkan sesuatu hingga kita didengar. Biarkan orang lain tau, mungkin kekurangan kita adalah kelebihan bagi si pendengar, hingga kita bisa berbagi..!! Dan gue yakin, akan nada yang mengerti  siapa kita, bagaimana kita seharusnya, dan apa yang kita butuhkan..  salam olahraga..!!!

VCC (Victoria Concordia Crescit) = kemenangan berasal dari keharmonisan…

Leave a comment

Here it is.!! Let see what I have..!!





we have the time, there’s no words for late. Sometime you have to tell what you get from your time…
untuk memulai sebuah kata dalam menceritakan sesuatu mungkin agak sulit, tapi lo cuma butuh ide awal, untuk selanjutnya lo pasti akan menyelesaikan cerita itu.
Gue selalu berfikir kalo semua hal yang gue alami harus gue certain, mungkin tidak untuk orang lain, tapi setidaknya gue udah mengosongkan sedikit memori gue untuk hal-hal lain…
kali ini gue pengen nulis sedikit yang gue ingat tentang masa-masa gue cakep dulu, saat gue baru duduk di sekolah dasar, tempat dimana gue sadar kalo ternyata “ini sekolah dasar..!!!”  #aih.!!
Saat gue masih kecil, masih polos dan lugu, masih cakep tentunya, gue suka banget keliatan beda dari temen-temen gue yang lain. Itu hal yang wajar, sebab gue memang beda, gue Power Ranger.!!
#tamat    #gajadi…
Gue masih kelas 1 SD saat itu, di tempat terpencil, karna konflik yang melanda makanya gue pindah ke sini. Gue anak desa yang berjalan kaki sejauh 2 KM untuk sekolah, tidak menyedihkan bagi gue, karna semua teman-teman juga melakukan hal sama. Sejak kecil gue memang agak kalah dalam soal bangun pagi, juga dalam hal mandi pagi. #jejeng..!!!
Tak ada cowok seperti gue, tapi yang lebih baik banyak. #iniserius
nggak ada senyum pagi bagi gue, yang ada hanya perasaan menyesal karna harus bangun, padahal kasur gue masih kangen, kasian dia sendirian..  Beda banget sama adek-adek gue yang cewek, mereka bangunnya cepet, tapi tetap aja malas sekolah.. #lah
euumm.. Cuma itu yang gue ingat, soalnya pas kelas 2 SD gue kena amnesia stadium 4,5 yang membuat gue sering lupa pelajaran,..
intinya, gue cakep pas kecil..!!
Lanjut ke kelas 3 SD, gue sembuh dari amnesia.. namun ironisnya, cakep gue terkikis oleh waktu .. sehingga amnesia gue kambuh lagi,.. *tamat*

Leave a comment

kepencet

i'm. Diberdayakan oleh Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.