Archive for Oktober 2012

selamat hari Qurban

.

Mengingat blog ini udah lama nggak update, menimbang blog ini perlu di-service, maka gue dengan mantap menulis apa yang nggak bisa gue ceritakan saat khotbah jum’at. Berhubung sebentar lagi umat muslim bakal merayakan Idul adha, jadi gue bakal menulis kebiasaan mahasiswa menghadapi Idul adha (libur).
Dalam kamus mahasiswa/i di dunia, libur merupakan sesuatu yang sulit untuk ditinggalkan. Khusus di Indonesia, dan lebih khususnya lagi aceh, ,hari libur sudah sama banyaknya dengan hari nggak libur. Selain libur semester, juga ada libur hari-hari besar agama seperti Idul Adha yang sebentar lagi akan dihadapkan kepada kita.  Nggak lama sih, tapi ngangenin.!
Malam ini dan malam-malam berikutnya, mimpi tentang datangnya Idul Adha sudah menjalar dalam tidur semua mahasiswa/i, termasuk gue yang udah mikirin libur sejak hari pertama kuliah. Di segala penjuru kampus cerita tentang  idul adha menjadi topik hangat untuk diperbincangkan, di kantin, parkiran, kelas, wc, dan  tempat-tempat di luar jangkauan CIA. Sampe-sampe dosen yang lagi ngajar tiba-tiba berhenti, lalu bilang :
 eh, Idul adha nggak lama lagi lo, bapak udah nggak sabar pengen tidur 2 hari penuh.”                            
Lah, ini dosen apa satpam??

Oke, mungkin tulisan gue monoton banget, soalnya gue ngetik pake jempol.
Bagi gue, libur sama nggak libur tetap sama. Gue punya waktu libur sendiri yang gue susun sendiri pake kalender sendiri. Jadi libur Idul Adha gue anggap sebagai sesuatu yang lupa gue tulis di kalender gue. Dengan begitu momen liburan ini bakal gue manfaatkan untuk menyibukkan diri, menulis laporan, jurnal, dan tugas-tugas lainnya yang gue nggak tau. Kalo mahasiswa lain mudik, gue enggak………tinggal diam! #MentalMahasiswa.
Jika ditanya mengapa mahasiswa mudik saat libur Idul Adha, mungkin jawaban mereka sama, kecuali gue.
alasannya mungkin : “pengen lebaran bareng keluarga”, “kangen mama”, “pengen qurban bareng warga kampung”, atau jawaban paling brutal : “aku pengen shalat di samping mama dan papa” (gimana ceritanya mama-papa berada di shaf yang sama?).
Kalo alasan gue simple, “gue dipulangkan karna cedera habis di-sliding tackle sama sapi calon qurban” (harusnya ini lucu). Lalu Imam membatalkan shalatnya dan menoleh ke belakang, “what? Are you serious?”. Jama’ah pun bubar.. oke sorry, ini becanda.
Idul Adha identik dengan “qurban”. Nah, tujuannya adalah untuk dibagikan pada orang-orang kurang mampu, yatim, musafir, dan lain sebagainya. Intinya kita diajarkan untuk berbagi. Mengingat hal ini gue jadi berfikir untuk tidak mudik, karna di sini, di tempat gue apa adanya, gue bakal dapat tuh jatah qurban. Muhehmuheh. Sementara kalo gue pulang kampung, gue nggak bakalan kebagian jatah, malah gue yang di qurban… *mewek*
Ngomongin qurban, gue jadi keingat hewan-hewan calon qurban. Betapa gelisahnya mereka, mungkin tidur aja nggak enak, apalagi kalo ada yang insomnia, pasti galau sepanjang malam. Kira-kira yang terngiang dikepala “KENAPA DI DUNIA INI HARUS ADA JIN ?” (lho?). enggak, bukan itu. Tapi gini “bentar lagi gue bakal dipancung, gimana nasib keluarga gue ? gimana dengan mimpi-mimpi yang belum gue gapai? Dan gimana juga sama hewan ternak gue? Siapa yang bakal kasih makan mereka ?”.
Gue juga yakin, hewan-hewan calon qurban sekarang lagi nyari akal supaya bisa lolos dari qurban. Ada yang sengaja diet biar kurus dan gak di qurban. Ada yang pura-pura jadi gila. Dan mungkin ada juga yang ngetweet “Doaen akuh eaa qaqa’!!”.. mungkin…  
Nah, ini jadi pelajaran buat kita yang masih diberi sedikit waktu untuk menggapai mimpi-mimpi kita, mengurusi ternak kita, diet, dan ngetweet. #halah
Berhubung sudah larut, gue rasa cukup gitu aja wejangannya. Jangan sia-siain waktu, menunda-nunda pekerjaan, karna belum tentu matahari bakal nongol esok pagi. Selamat mudik bagi yang mudik, salam sama keluarga kalian. Selamat mencicipi hari merdeka buat mahasiswa, selamat Idul adha.  


Leave a comment

kepencet

i'm. Diberdayakan oleh Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.